Feb 23
Sistem pakar adalah sistem berbasis komputer yang menggunakan pengetahuan, fakta, dan teknik penalaran dalam memecahkan masalah, yang biasanya hanya dapat diselesaikan oleh seorang pakar dalam bidang tertentu. (Martin dan Oxman)
Nah, pada kali ini saya akan mereview 10 jurnal mengenai Sistem Pakar. Berikut hasil reviewnya…
——————————————————————————————————————————————————————

Jurnal 1

Rancang Bangun Sistem Diagnosis Kerusakan pada Mobil Menggunakan Metode Forward Chaining

Ida Bagus Dhany Satwika

Kelalaian dalam perawatan mobil dapat menyebabkan kerusakan. Kerusakan baru disadari setelah mobil tidak dapat beroperasi sebagai mestinya. Kerusakan dapat berupa bunyi berisik atau munculnya suara yang seharusnya tidak ada saat mobil dinyalakan. Namun tidak semua pemilik mobil mengerti mengenai kerusakan yang terjadi pada mobilnya. Hal itulah yang mendorong untuk membangun sebuah sistem pakar untuk mengidentifikasi kerusakan pada mesin mobil.

Metode yang digunakan adalah Metode Inferensi Runut Maju (Forward Chaining) yang merupakan strategi pencarian yang memulai proses pencarian dari sekumpulan data atau fakta. Metode ini bekerja dengan cara inference engine menyalakan atau memilih rule-rule  dimana bagian premisnya cocok dengan informasi yang ada pada bagian working memory (Riskadewi dan Hendrik, 2005).

Metode Runut Maju memiliki beberapa kelebihan, yaitu dapat menghasilkan informasi baru dari jumlah data yang sedikit, metode runut maju merupakan pendekatan yang baik untuk masalah tertentu, dan dapat bekerja baik dengan permasalahan yang membutuhkan informasi terlebih dulu baru kemudian menarik kesimpulan.

Pengguna sistem dibagi menjadi 2 bagian yaitu admin dan pengguna. Keduanya dibedakan pada saat melakukan proses login. Admin dapat melakukan beberapa fungsi, diantaranya adalah:

–          Input/update kategori mobil

–          Input/update sebab akibat kerusakan mobil

–          Input rekomendasi bengkel

Sementara itu, pengguna hanya dapat mencari tahu akibat kerusakan mobil dan melihat rekomendasi bengkel dari admin.

Pada sistem ini terdapat 4 tabel yaitu ‘tuser’, ‘tjenismobil’, ‘tbengkel’, ‘tsebabakibat’. Pada tabel ‘tuser’, terdapat 3 kolom yang berisi Id, username, dan password. Tabel ini digunakan untuk menampung data pengguna sistem.

Pada tabel ‘tjenismobil’ terdapat 2 kolom yang berisi Id dan Cc_mobil yang berfungsi untuk membedakan jenis-jenis mobil yang akan diinput oleh pengguna.

Pada tabel ‘tbengkel’ terdapat 6 kolom yang terdiri dari Id, Bengkel, Alamat, Longitude, Latitude, dan Specialty. Tabel ini digunakan untuk menyimpan data bengkel yang akan direkomendasikan ke pengguna.

Pada tabel ‘tsebabakibat’ terdapat 4 kolom, yaitu Id, Jenis_mobil, Sebab, dan Akibat. Tabel ini merupakan tabel yang digunakan untuk menampung data kerusakan mobil dan kemungkinan-kemungkinannya.

Sistem ini dirancang menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan didukung javascript dan Mysql. Sistem ini juga bersifat free user.

Halaman pertama yang akan tampil adalah form untuk login yang akan membedakan antara admin dengan pengguna. Jika admin, maka akan dapat input atau update kategori mobil, sebab akibat kerusakan mobil, dan daftar rekomendasi bengkel. Sedangkan jika login sebagai pengguna, maka dapat langsung input diagnosa kerusakan, melihat data kerusakan, dan daftar rekomendasi bengkel.

Setelah kita melihat uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa metode runut maju yang diterapkan pada sistem pakar dapat membantu pengguna mengetahui kerusakan yang dilihat dari gejala-gejala pada mobilnya.

 

Sumber : http://ojs.unud.ac.id/index.php/JLK/article/view/4903/3686

 

——————————————————————————————————————————————————————

Jurnal 2

Sistem Pakar untuk Diagnosis Kerusakan Mesin Mobil Panther Berbasis Mobile

Uky Yudatama

 

Perawatan berkala pada mobil dibutuhkan untuk mencegah kerusakan pada mesin mobil. Salah satu cara perawatannya adalah dengan mendeteksi kejanggalan yang terjadi pada mobil. Misalnya adalah apabila mobil terdengar lebih berisik daripada biasanya dan pemilik mobil tidak mengerti dan tidak memiliki gambaran mengenai hal tersebut, maka hal tersebut lah yang mendorong dibangunnya sistem pakar untuk mengidentifikasi kerusakan mesin mobil.

Informasi disampaikan menggunakan perangkat mobile.Pengguna akan mengirim request yang kemudian akan diproses oleh sistem dan hasilnya akan dikirimkan kembali ke user. Hasil yang dikirimkan berupa informasi yang optimal.

Dalam sistem ini dilakukan pendefinisian kemungkinan penyelesaian dan data masukan dalam menentukan domain pengetahuan yang disesuaikan dengan kemungkinan penyelesaian jawaban.

Ada sebuah mekanisme yang diterapkan pada sistem ini yaitu mekanisme inferensi yang merupakan bagian dari sistem pakar yang melakukan penelusuran dengan menggunakan isi daftar aturan berdasarkan urutan pola tertentu. Selama proses konsultasi antar sistem dan pemakai, mekanisme inferensi menguji aturan satu demi satu sampai kondisi aturan itu benar. Dalam mekanisme inferensi ada dua teknik yaitu penelusuran maju (forward chaining) dan penelusuran mundur (backward chaining).

Pada interfacenya akan terjadi tahapan-tahapan seperti berikut:

  1. User/admin melakukan request alamat URL yang dituju ke WAP Gateway.
  2. Request ditransmisikan via internet dari perangkat mobile.
  3. Request diteruskan ke web server.
  4. Kode program dikompilasi dan diformat sesuai dengan kebutuhan.
  5. Dokumen atau deck WAP yang telah diproses dikirimkan melalui WAP gateway.
  6. Isi deck dikompres menjadi data biner dan dikirimkan ke perangkat mobile.

Adapun spesifikasi perangkat lunak sebagai sistem pendukung aplikasi yang dibuat adalah:

–           Apache version 1.3

–          PHP

–          MySQL

–          Openwave V7Simulator version 7.0.107

Pada pengujian sistem, saat user mengakses alamat URL akan langsung tampil halaman login. Kemudian menuju ke menu utama yang berisi pilihan Sebab Kerusakan, Macam Kerusakan, dan Alaman Bengkel Isuzu.

Proses backward dalam sistem ini terdapat pada proses saat user diberikan macam-macam kerusakan. Nantinya pilihan user tadi akan disesuaikan dengan sebab yang akan ditampilkan informasinya. Namun tidak hanya metode backward. Sistem ini juga dibuat dengan metode forward.

 

Sumber : http://jurtek.akprind.ac.id/sites/default/files/212_218-Uky.pdf

 

——————————————————————————————————————————————————————

 

Jurnal 3

Sistem Pakar dalam Mengidentifikasi Jenis Kerusakan Mesin pada Mobil Suzuki Carry Berbasis Web

A.F. Arbie, Ir.H.F. Wowor,M.Kom., J.R.Robot,ST.,MTI., R.Sengkey, ST.,MT.

 

Sangat banyak sekali mobil baru yang beredar di pasaran. Namun tentu dengan harga yang disesuaikan dengan fitur-fitur yang ada pada mobil tersebut. Dan harga yang harus dibayar tentu tidak murah. Hal tersebut membuat beberapa orang lebih memilih membeli mobil bekas daripada mobil baru. Namun membeli mobil bekas tidak semudah itu, karena jika kita membeli mobil baru, kita cukup melakukan perawatan berkala saja. Tapi pada mobil bekas, kita harus benar-benar mengecek mobil tersebut apakah kondisinya baik atau tidak. Apabila terdapat kerusakan yang tidak terlihat, untuk memperbaikinya juga tentu akan membutuhkan biaya yang besar.

Dengan Sistem Pakar dalam Mengidentifikasi Jenis Kerusakan Mesin pada Mobil Suzuki Carry Berbasis Web yang dirancang untuk mendiagnosa kerusakan mesin Suzuki Carry tentu akan memberikan solusi dalam memperbaiki kerusakan. Pengetahuan yang ada pada sistem disusun dalam suatu database yang terdiri dari tabel kerusakan, tabel penyebab dan tabel relasi.

Penelitian dilakukan di PT. Sinar Galesong Putra Manado dan pelaksaannya dilakukan di Ruang Laboratorium Sistem Komputer (LSK), Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi. Prosedur yang dilakukan yaitu:

–          Melakukan studi literatur dan mencari materi yang berhubungan dengan sistem

–          Perancangan sistem pakar

–          Wawancara dengan Teknisi PT Sinar Galesong Putra Manado

–          Pembuatan sistem pakar

–          Melakukan pengujian dari sistem pakar

Pada bagian awal nama, alamat, pekerjaan dan jenis kelamin, no polisi, dimasukkan kemudian disimpan dalam database. Kemudian memilih keluhan. Lalu sistem akan memberikan pertanyaan (diambil dari tabel penyebab) beserta pilihan jawaban (ya atau tidak). Setelah itu, sistem akan mencocokkan hasil jawaban dari user dengan database (tabel relasi). Kemudian sistem akan memberikan output hasil diagnosa berupa solusi yang akan ditampilkan.

Pada perancangan databasenya, sistem ini menyimpan semua data yang akan ditampilkan dan dibuat dalam 5 tabel. Yang pertama adalah tabel Admin, tabel ini menyimpan user dan password. Tabel Kerusakan untuk menyimpan data kerusakan mobil. Tabel penyebab untuk menyimpan data penyebab dari kerusakan. Tabel relasi untuk menyimpan data relasi antara kerusakan dan penyebab. Tabel analisa_hasil untuk menyimpan data dari user yang akan melakukan diagnosa kerusakan.

Sistem pakar ini menggunakan Apache2Triad sebagai webserver, MySQL sebagai database, PHP sebagai bahasa pemrograman, dan Windows 7 Home Premium sebagai sistem operasi.

 

Sumber : https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/informatika/article/view/552/441

 

——————————————————————————————————————————————————————

 

Jurnal 4

Aplikasi Sistem Pakar untuk Mendeteksi Kerusakan Telepon Selular Berbasis Web

Dinny Wahyu Widarti, Endah Setyowati

 

Penggunaan telepon selular pada saat ini sudah menjadi kebutuhan umum. Telepon selular sangat rentan terhadap kerusakan. Seseorang seringkali tidak mengetahui dengan pasti apa penyebab utama kerusakan tersebut. Oleh sebab itu, diperlukan aplikasi yang dapat membantu seperti seorang pakar yang mampu memberikan informasi. Maka dirancang  sebuah sistem pakar untuk mendeteksi kerusakan yang terjadi pada telepon selular berbasis web.

Penelitian bertujuan untuk membantu memudahkan pelayanan servis pada telepon selular bagi konsumen.

Analisis masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah mencari dan mengumpulkan fakta terlebih dahulu tentang berbagai kerusakan pada telepon selular, mencari permasalahan dalam mendeteksi kerusakan telepon selular, dan pemecahan masalah deteksi kerusakan telepon selular dengan salah satu metode sistem pakar.

Ada beberapa macam kerusakan pada telepon selular, diantaranya adalah:

–          Kerusakan pada bagian tegangan telepon selular

–          Kerusakan pada bagian sinyal telepon selular

–          Kerusakan pada bagian data telepon selular

–          Kerusakan pada bagian audio telepon selular

Karena telepon selular terdiri dari berbagai komponen dan setiap komponen memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Maka sulit memvonis suatu kerusakan terhadap sebuah komponen telepon selular. Keterbatasan pengetahuan yang dimiliki oleh seorang teknisi membuat hasil diagnosis tidak sama antara satu teknisi dengan teknisi lainnya.

Dengan menggunakan sistem pakar, diagnosis akan lebih mudah dan akan lebih cepat mendapatkan hasilnya. Karena dalam sistem pakar terdapat basis pengetahuan dari para pakar yang disimpan dalam suatu database. Selain itu, sistem pakar juga memiliki user interface yang didesain agar mudah digunakan bahkan oleh orang awam sekalipun.

Salah satu metode yang dapat digunakan adalah metode forward chaining. Dengan metode ini, gejala yang muncul pada telepon selular dicocokkan dengan pengetahuan yang ada di dalam database.

Pada proses instalasinya, sistem ini dapat digunakan oleh komputer yang memiliki spesifikasi minimum sebagai berikut:

–          Processor Celeron 3.0 GHz

–          Mainboard dengan VGA onboard

–          Memory 512 Mb DDR2

–          Harddisk 40 Gb

–          Case & PSU

–          Monitor 15’’

–          LAN Card

–          Keyboard

–          Mouse

Adapun beberapa software yang harus diinstal terlebih dahulu adalah:

–          Sistem Operasi Windows XP Profesional

–          Firefox Mozilla v3.0.19

–          XAMPP v1

Untuk pengoperasiannya, pertama kali akan muncul menu utama dengan penjelasan tentang sistem pakar ini beserta fungsinya. Pada menu diagnosa akan tampil beberapa link kategori kerusakan telepon selular. Pada setiap kategori ada pertanyaan tertentu untuk mendiagnosa kerusakan telepon selular yang harus dijawab oleh user dengan memilih tombol YA atau TIDAK.

Pada menu admin, ada form login. Setelah itu akan ada form untuk mengelola database dari diagnosis kerusakan telepon selular. Admin dapat melakukan input dan update gejala kerusakan.

Proses perancangan sistem ini melakukan penelusuran gejala-gejala menuju sebuah kesimpulan yang ditampilkan dalam format yang informatif.

 

Sumber : http://lkppm.pradnya.ac.id/wp-content/uploads/2013/05/Jurnal-SP-Telepon-Selular-Dinny.pdf

 

——————————————————————————————————————————————————————

 

Jurnal 5

Aplikasi Diagnosa Kerusakan Mesin Sepeda Motor Bebek 4 Tak dengan Metode Forward Chaining

Supyani, Bebas Widada, Wawan Laksito

 

Semakin pesatnya perkembangan sepeda motor tentu harus didukung oleh sumber daya manusia yang mengerti mengenai sepeda motor tersebut, terutama apabila terjadi kerusakan. Untuk kerusakan, memang sudah ada mekanik yang dapat memperbaiki kerusakan tersebut. Namun tidak semua mekanik merupakan orang yang berpengalaman dan sudah benar-benar mengerti tentang seluk beluk sepeda motor. Oleh karena itu, dibuatlah sebuah aplikasi yang dapat mendiagnosa gejala serta kerusakan mesin sepeda motor.

Dalam penelitian ini, dilakukan beberapa metode untuk mengumpulkan data, diantaranya adalah:

–          Wawancara

–          Observasi

–          Studi Pustaka

Pada tahap identifikasi yang dianalisa adalah kerusakan mesin sepeda motor dan komponen yang menyebabkan gejala-gejala kerusakan mesin.

Terdapat 4 buah tabel dalam sistem ini yaitu tabel Kerusakan, tabel Gejala, tabel Analisa_hasil, dan tabel Rule_gejala_kerusakan.

Dalam tahap implementasi, disusun diagram komponen untuk menggambarkan komponen yang dipakai pada implementasi sistem ini dengan menggunakan paket perangkat lunak XAMPP. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP.

Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah forward chaining, yaitu dimulai dengan pengumpulan sejumlah data fakta gejala-gejala kerusakan kemudian dicocokkan dengan premis.

Basis pengetahuan yang diperoleh dari sumber meliputi:

–          Mendefinisikan kemungkinan penyelesaian

–          Mendefinisikan data masukan berupa jenis kerusakan dan gejala yang menyertainya.

–          Pengembangan garis besar.

–          Membuat matrik akuisisi pengetahuan.

–          Pengembangan software.

Berdasarkan kuisioner yang dibagikan kepada mekanik dan siswa prakerin, perangkat lunak yang dibangun mudah digunakan dan mudah untuk dipelajari sehingga dapat membantu untuk mengidentifikasi kerusakan agar dapat menghasilkan solusi yang biasa ditangani oleh para mekanik.

Pada implementasi antarmukanya, user dapat menganalisa kerusakan mesin sepeda motor yang nantinya program ini akan memberikan solusi dari kerusakan.

Pada aplikasi sistem pakar ini meliputi masalah kasus kerusakan pada mesin sepeda motor 4 tak, dimana untuk menentukan kerusakan harus terdapat fakta yang harus terpenuhi terlebih dahulu.

 

Sumber : http://p3m.sinus.ac.id/jurnal/index.php/TIKomSiN/article/view/78/6

 

——————————————————————————————————————————————————————

 

Jurnal 6

Sistem Pakar Perbaikan Mesin Bensin Tokiva

Anwar Sukito Ardjo

 

Ketika teknisi sedang menangani perbaikan darurat di tempat kendaraan pelanggan, tidak semua teknisi menguasai masalah yang terjadi pada kendaraan. Hal tersebut disebabkan oleh pengalaman yang masih sedikit sehingga seringkali teknisi tersebut harus dipandu dari bengkel melalui telepon oleh teknisi yang sudah ahli. Hal itu tentu kurang efektif.

Oleh karena itu, maka dibangun sebuah Sistem Diagnosis Perbaikan Mesin Bensin Tokiva, yang berperan sebagai sistem pakar. Sistem dibangun dengan metodologi ESDLC (Expert System Development Life Cycle)(Lalitrojwong,2011) yang mencakup tahapan-tahapan analisis dan kebutuhan pengguna, perancangan basis pengetahuan dan akuisisi pengetahuan, perancangan subsistem implementasi, pengujian dan evaluasi.

Ada 3 faktor penting yang saling berkaitan yang membuat suatu mesin bensin itu dapat beroperasi dengan efektif (TAM, 1995 :1), yaitu:

–          Campuran bahan bakar dan udara yang tepat

–          Saat pengapian yang tepat dan bunga api yang kuat

–          Tekanan kompresi yang kuat

Prinsip kerja mesin bensin dalam mengubah bahan bakar menjadi tenaga adalah torak bergerak turun dan menghisap campuran. Torak terus terdorong ke bawah diakibatkan oleh tekanan gas pembakaran. Gerakan naik turun torak itu dirubah menjadi gerak putar pada poros engkol melalui batang torak. Gerak putar inilah yang menghasilkan tenaga pada mobil.

Pada TOYOTA Kijang Innova sudah dipergunakan sistem bahan bakar EFI (Electronik Fuel Injection). Maka dari itu, bahan bakar pada Kijang Innova diatur lebih akurat oleh komputer dengan mengirimkan bahan bakarnya ke silinder melalui injektor.

Ada beberapa analisis kebutuhan pengguna, diantaranya adalah:

–          Sistem harus dapat bertindak seperti layaknya seorang pakar

–          Sistem dapat mendiagnosa secara akurat berdasarkan gejala-gejala kerusakan yang diberikan pengguna

–          Sistem harus siap setiap saat

–          Sistem menarik dan mudah digunakan (user friendly)

–          Dapat melakukan input/update pengetahuan

Dalam buku pedoman, terdapat 80 jenis kerusakan yang terjadi pada Tokiva. Kemudian berdasarkan hal tersebut maka dilakukan proses perancangan basis pengetahuan dengan bantuan dari 2 orang ahli dari tim ERA Management bagian Technical and Training Development. Proses dilakukan melalui wawancara dan tanya jawab agar basis pengetahuan lebih tepat dan akurat.

Pada diagram konteks, terdapat 2 entitas luar dari sistem yaitu user dan administrator. User memberikan data masukan konsultasi kepada sistem, lalu keluarannya sistem akan memberikan kesimpulan hasil diagnosis berdasarkan dari jawaban yang diberikan user berdasarkan pertanyaan dari sistem. Sedangkan administrator memberikan data masukan kepada sistem berupa input ataupun update data.

Proses diagnosis dari sistem adalah setelah user memilih menu diagnosis dan jenis kerusakan yang dialami, sistem lalu menampilkan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan kerusakan yang terjadi. Sistem akan membaca jawaban dari user yang kemudian dicocokkan dengan data yang ada pada basis pengetahuan yang dimiliki sistem. Kemudian setelah sesuai dengan salah satu aturan yang ada pada basis pengetahuan, sistem akan menghasilkan kesimpulan diagnosis dan perbaikan yang harus dilakukan user.

Pada sistem ini dirancang ERD yang terdiri dari 3 entitas yang saling terhubung. Ketiga entitas itu adalah entitas Masalah, entitas Pemeriksaan, dan entitas Penanganan. Ketiga entitas tersebut dibuat menjadi 3 tabel yaitu tabel Masalah, tabel Pemeriksaan, dan tabel Penanganan.

Dari penjelasan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa Sistem Diagnosis Perbaikan Mesin Bensin TOKIVA dikembangkan untuk membantu para teknisi perusahaan ERA AstraWorld dalam mendiagnosis dan menangani kerusakan yang terjadi pada kendaraan TOKIVA. Selain itu, sistem ini juga dibangun untuk membantu meningkatkan produktivitas kerja.

 

Sumber : http://www.polines.ac.id/rekayasa/upload/jurnal/jurnal_rekayasa_1335791040.pdf

 

—————————————————————————————————————————————————————–

 

Jurnal 7

Implementasi Sistem Pakar untuk Mendiagnosis Penyakit Dengan Gejala Demam Menggunakan Metode Certainty Factor

Daniel, Gloria Virginia

 

Demam dikenal sebagai sebuah gejala yang umum terjadi, padahal demam merupakan sebuah gejala dari berbagai kemungkinan penyakit. Apabila gejala itu disepelekan maka bisa saja akan menjadi penyakit yang serius. Terutama apabila penanganannya terlambat. Namun kebanyakan orang tidak dapat mendiagnosis sebuah gejala layaknya seorang dokter. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu alat yang memiliki kemampuan layaknya seorang dokter dalam mendiagnosis penyakit. Untuk membuat sistem pakar lebih natural, seringkali digunakan certainty factor.

Proses evaluasi terhadap akuisisi pengetahuan dilakukan setelah performa sistem dievaluasi menggunakan 3 cara, yaitu evaluasi terhadap implementasi CF, evaluasi terhadap output sistem berdasarkan pakar, dan evaluasi terhadap output sistem berdasarkan user.

Ada beberapa batasan dalam penelitian, yaitu:

–          Sistem digunakan untuk melakukan diagnosis penyakit secara umum dan secara subyektif.

–          Gejala-gejala yang didiagnosis hanya berdasarkan pemeriksaan fisik dan tidak ada pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan di laboratorium.

–          Jenis penanganan atau pengobatan yang dianjurkan hanya pengobatan sebagai pertolongan pertama.

–          Diagnosis yang dilakukan hanya ditujukan untuk orang dewasa berusia 18 tahun ke atas.

Sistem pakar yang dibangun merupakan rule-based expert system yang menerapkan metode Certainty Factor. Sebelum melakukan evaluasi terhadap proses akuisisi pengetahuan, performa sistem perlu dievaluasi terlebih dahulu. Performa sistem dievaluasi dengan 3 cara, yaitu evaluasi secara teknis untuk menilai ketepatan implementasi certainty factor, evaluasi terhadap output sistem berdasarkan pakar, dan terakhir evaluasi terhadap output sistem berdasarkan user.

Pada kenyataannya, proses akuisisi yang telah dilakukan tidak mudah. Selain masalah waktu, dari metode interview techniques yang dilakukan terdapat beberapa kendala terutama dari sisi knowledge engineer dalam mengambil dan menerjemahkan pengetahuan.

Namun pada sistem ini, proses akuisisi pengetahuan yang dilakukan sudah cukup efektif. Dapat dilihat dari ketepatan hasil output sistem.

 

Sumber : http://ti.ukdw.ac.id/ojs/index.php/informatika/article/view/82/46

 

——————————————————————————————————————————————————————

 

Jurnal 8

Aplikasi Sistem Pakar untuk Mendiagnosis Gangguan Pencernaan pada Orang Dewasa

Ade Eviyanti, S.Kom.

 

Masalah kesehatan merupakan salah satu masalah yang sering menjadi problem tersendiri. Sebagian besar orang mengonsumsi obat yang beredar bebas di pasaran tanpa pemeriksaan maupun petunjuk dokter terlebih dahulu. Hal tersebut bahkan beresiko membuat kondisi penderita menjadi tambah parah. Salah satu alasan masyarakat lebih memilih cara tersebut adalah karena mahalnya biaya yang harus dikeluarkan apabila mereka harus pergi memeriksakan diri ke dokter. Maka dari itu, dibangunlah sebuah sistem untuk membantu seorang profesional (tenaga kesehatan) dalam melakukan identifikasi dan mendiagnosa suatu penyakit atau gangguan pada pencernaan manusia. Selain itu juga untuk mempermudah dalam mempelajari dan menentukan suatu kejadian penyakit bagi tenaga kesehatan serta masyarakat lain pada umumnya.

Sistem pakar ini menggunakan metode forward reasoning (penalaran maju). Dimana sistem dimulai dari hipotesa awal dan dicari pembuktian, kemudian dicari solusi pemecahannya.

Penyusunan basis pengetahuan pada sistem ini terdiri dari dua macam sumber pengetahuan yaitu Fakta dan Aturan. Sedangkan untuk perancangan Aturan pada basis pengetahuan berdasarkan proses analisi, maka perancangan aturan melibatkan keterkaitan atau hubungan antara manifestasi dengan kategori penyakit pencernaan.

Dalam sistem ini menggunakan metode inferensi forward chaining. Forward chaining digunakan untuk menguji faktor-faktor yang dimasukkan pengguna dengan aturan yang disimpan dalam sistem satu demi satu hingga dapat diambil satu kesimpulan forward chaining.

Analisa yang dilakukan pada perancangan sistem ini adalah:

–          Merumuskan tujuan dari perancangan yang nantinya sebagai kelanjutan penerapan komputerisasi

–          Menyusun tahapan perancangan dalam pengembangan penerjemahan dari pakar ke dalam sebuah sistem pakar

Adapun tahapan-tahapan yang dilakukan adalah:

–          Mengumpulkan data

–          Menyeleksi data

–          Menyusun struktur

–          Mengevaluasi setiap rumusan yang dibuat

–          Memperkirakan kendala-kendala yang akan dihadapi

–          Mencari alternatif lain sebagai bahan solusi saat analisa sistem berjalan

Form yang pertama kali muncul pada saat sistem dijalankan adalah form login. Form login tersebut berfungsi menentukan hak akses apakah sebagai user biasa atau admin. Untuk user biasa, tidak perlu menggunakan password pada saat login. Sedangkan admin harus menggunakan password untuk dapat menggunakan hak aksesnya.

Setelah berhasil login, akan muncul form menu utama baik untuk user biasa maupun admin. Admin dapat menginputkan macam-macam penyakit di form jenis penyakit. Begitu pula pada form gejala penyakit dan form organ tubuh. Selain itu ada pula form basis aturan untuk menampilkan data basis aturan yang digunakan oleh sistem. Untuk user biasa, akan muncul form pertanyaan yang harus diisi. Pertanyaan dilakukan untuk mendiagnosa penyakit apa yang diderita. Pada form solusi telah didapat kesimpulan penyakit yang didapat dari gejala yang dipilih oleh user. Selain itu, ada juga form cetak rekam medis untuk mencetak hasil diagnosa yang dilakukan sistem berdasarkan gejala yang diinput user.

Dengan Sistem Pakar Diagnosa Gangguan Pencernaan ini informasi dan layanan yang diberikan dapat diakses secara cepat dan mudah tanpa harus pergi ke rumah sakit. Dan dengan sistem ini juga dapat lebih menghemat waktu dan biaya.

 

Sumber : http://journal.umsida.ac.id/files/Ade_rev.pdf

 

——————————————————————————————————————————————————————

 

Jurnal 9

Aplikasi Sistem Pakar untuk Menentukan Profil Manusia Berdasarkan Konsep Passion

Didik Tristianto

 

Profilling merupakan sebuah konsep pengenalan diri. Dimana seseorang dapat mengetahui potensi yang ada di dalam dirinya sehingga membuatnya menjadi memiliki arti lebih dan memiliki kekuatan tersendiri.

Dalam pelaksanaannya, aplikasi ini didukung oleh basis pengetahuan (Knowledge Base) yang berasal dari 2 sumber utama, yaitu Wealth Dynamic Profiling dan pengalaman-pengalaman pakar.

Sistem pakar konsultasi ini memiliki beberapa fungsi, diantaranya adalah:

–          Penentuan profil user beserta penjelasannya

–          Pengelolaan basis pengetahuan (insert, update, delete)

–          Kemampuan memberikan penjelasan mengenai proses pengambilan keputusan dalam proses penentuan profil pemakai

–          Kemampuan menyimpan dan menampilkan kembali hasil-hasil konsultasi

–          Fungsi pertolongan

–          Penanganan terhadap ketidaktersediaan simpulan yang dicapai

Pengguna yang dapat menggunakan sistem pakar ini adalah:

–          User atau pemakai biasa. User dapat  melakukan tanya jawab untuk menemukan profil diri yang sesuai. User dapat menyimpan data dan dapat kembali melihatnya.

–          Perekayasa pengetahuan. Perekayasa dapat memiliki tanggung jawab dalam memodelkan pemikiran manusia dan menerjemahkannya ke dalam program komputer.

Dalam perancangan sistem, tentu dibutuhkan aturan produksi. Adapun teknik membuat aturan produksi tersebut adalah dengan memanfaatkan tabel yang telah terstruktur dengan baik. Lalu dilakukan beberapa aturan mendasar agar tabel tersebut dapat termanfaatkan dengan maksimal, yaitu:

–          Meta-rule, yaitu teknik yang mayoritas digunakan dalam pembuatan aturan ke dalam basis aturan.

–          Untuk setiap operator logika ’OR’ dalam sebuah aturan, maka layak dipecah menjadi 2 buah aturan dengan masing-masing memiliki nomor aturan yang sama.

–          Untuk setiap operator logika ‘AND’ dalam klausa kondisi, maka menempati baris(row) terpisah di dalam struktur tabel aturannya, namun tetap memiliki nomor aturan yang sama.

Sistem ini dirancang dengan 2 tabel, yaitu tabel aturan_kuadran yang menyediakan aturan-aturan bagi penentuan calon-calon profil user dan tabel aturan_profil yang menyediakan aturan bagi penentuan profil user.

Model yang digunakan dalam sistem ini adalah backward chaining yang memiliki 3 komponen dasar, yaitu kumpulan dari aturan, kumpulan dari fakta atau asumsi, dan stack dari gol/solusi.

Dengan adanya aplikasi sistem pakar ini, seseorang akan menyadari profil yang terdapat pada dirinya. Diantaranya dilihat dari sudut pandang. Setelah mengetahui potensi yang ada di dalam dirinya seorang individu dapat memaksimalkan potensi tersebut sehingga akan sangat bermanfaat bagi karir maupun langkahnya di masa depan.

 

Sumber : http://cpanel.petra.ac.id/ejournal/index.php/tik/article/view/16938/16923

 

——————————————————————————————————————————————————————

 

Jurnal 10

Perancangan Sistem Pakar untuk Pembagian Waris Menurut Hukum Islam (Fara’id)

Ridwan Setiawan, Dini Destiani, Cepy Slamet

Sering terjadinya keretakan atau pertikaian di dalam sebuah keluarga merupaka salah satu dampak dari persoalan waris yang krusial. Hal ini disebabkan oleh pengetahuan yang belum memadai mengenai hukum pembagian waris dan masih terbatasnya pakar yang mengetahui dan memiliki pengetahuan khusus mengenai informasi pembagian waris Islam.

Oleh karena itu, maka dibuatlah Perancangan Sistem Pakar untuk Pembagian Waris Menurut Islam (Fara’id) yang bertujuan untuk mensubstitusikan pengetahuan manusia ke dalam bentuk sistem, sehingga dapat digunakan oleh orang banyak.

Al-miirats menurut bahasa ialah berpindahnya sesuatu dari seseorang kepada orang lain, atau dari suatu kaum kepada kaum lain. Sedangkan ahli waris adalah orang-orang yang berhak atas harta peninggalan orang yang meninggal dunia. Tetapi tidak seluruh ahli waris yang ada selalu menerima harta peninggalan, sebab para ahli waris yang lebih dekat kepada pewaris, menutup yang lebih jauh berdasarkan urutan atau nasabnya.

Adapun metodologi penelitian yang dilakukan adalah:

–          Penilaian, yang merupakan tahap penentuan hal-hal penting mengenai pembagian waris menurut hukum Islam.

–          Akuisisi pengetahuan, merupakan proses untuk mendapatkan pengetahuan tentang permasalahan mengenai waris dan akan digunakan sebagai bahan dalam desain sistem pakar.

–          Representasi pengetahuan, pengetahuan yang telah didapat dari hasil wawancara dengan pakar dan studi literatur dirumuskan ke dalam tabel akusisi_pengetahuan.

–          Pengembangan mesin inferensi, pada tahap ini dilakukan proses perumusan tabel_akusisi menjadi aturan-aturan atau rule dalam bentuk kaidah produksi.

–          Insepsi, tahap ini bertujuan untuk menentukan manfaat dari perangkat lunak yang akan dibangun.

–          Elaborasi, akan dilakukan analisis lebih lanjut dari tahapan insepsi dengan mengembangkan business case yang dihasilkan pada tahap insepsi.

–          Konstruksi, dilakukan perancangan struktur menu, perancangan antarmuka, serta implementasi kode program.

Menggunakan sistem pakar untuk mengembangkan pembagian waris Islam dirasakan tepat, karena pencarian solusi untuk masalah penentuan proporsi ahli waris sama dengan pencarian solusi dalam sistem pakar dengan membuat aturan-aturan (rule) yang dikumpulkan dari kepakaran seseorang.

 

Sumber : http://www.jurnal.sttgarut.ac.id/index.php/algoritma/article/view/2/24

 

Nov 29

Manajemen file merupakan metode dan struktur data yang digunakan sistem operasi untuk mengatur dan mengorganisir file pada disk atau partisi.

 

Berikut merupakan beberapa perintah yang digunakan untuk memanipulasi file dan direktori:

–       $ pwd

Untuk melihat direktori yang sedang aktif

–       $ ls

Untuk menampilkan file yang ada di dalam direktori yang sedang aktif

–       $ ls -l dan $ ls –a atau dapat digabung menjadi $ ls -al

Untuk menampilkan daftar direktori dengan format panjang.

 

Jika kita mengetik $ ls –l maka yang akan tampil adalah kolom pertama yang menunjukkan jenis file dan perizinan. Kolom kedua menunjukkan jumlah link (entry direktori yang merujuk ke file). Kolom ketiga menunjukkan pemilik file. Dan yang keempat menunjukkan kelompok pemilik file. Sedangkan kolom lain menunjukkan ukuran file dalam byte, tanggal dan waku terakhir kali file dimodifikasi. Dan kolom terakhir merupakan nama file.

 

Karakter pertama menunjukkan :

d = directory

– = regular file

l = symbolic link

s = Unix domain socket

p = named pipe

c = character device file

b = block device file

 

9 karakter berikutnya menyatakan perizinan. Dibagi menjadi 3 grup, tiap grup 3 karakter

mewakili: read, write, dan execute. Karakter tersebut mudah untuk diingat, diantaranya :

r = read permission

w = write permission

x = execute permission

– = no permission

 

–       $ ls –lt

Untuk mengurutkan daftar file berdasarkan waktu dari yang terbaru ke yang terlama

–       $ ls –lS

Untuk mengurutkan daftar file dari yang terbesar hingga yang terkecil.

–       $ls –lrt

Untuk mengurutkan daftar file dari yang terlama hingga yang terbaru

 

Perintah salin, pindah/ganti nama, dan hapus file :

–       $ cp

Digunakan untuk menyalin file atau direktori

–       $ mv

Digunakan untuk memindahkan atau memberi nama baru pada file atau direktori

–       $ rm

Digunakan untuk menghapus file atau direktori

 

Untuk perintah cp dan mv ada beberapa tambahan yang dapat dipilih, yaitu:

–       -f atau –force

Digunakan pada saat menggunakan perintah cp untuk mencoba menghapus file yang sudah ada walaupun file tidak dapat ditulis.

–       -i atau –interactive

Meminta konfirmasi sebelum mengganti file yang ada

–       -b atau –backup

Membuat cadangan dari file yang akan diganti

 

Perintah-perintah untuk Membuat dan Menghapus Direktori:

–       $ mkdir folder1 folder2

Untuk membuat direktori

–       $ mkdir –p data1/data2/data3

Untuk membuat direktori bersarang

–       $ rm data1 text

Menghapus file text yang ada di dalam direktori data1

–       $ rmdir –p data1

Menghapus direktori data1

–       $ rm –r data1

Menghapus direktori atau file secara rekursif

–       $ touch file1

Membuat file kosong

–       $ find . –name “text”

Mencari file di current directory dengan nama text

 

Kompresi File

–       $gzip file1

Mengkompresi file dengan menggunakan algoritma Lempel-Ziv

–       $bzip2 file1

Mengkompresi file dengan menggunakan algoritma Burrows-Wheeler

–       $ gzip –d file1.gz

Untuk dekompresi file yang dikompresi dengan gzip

–        $ bunzip2 file1.bz2

Untuk dekompresi file yang dikompresi dengan bzip2

 

Linux File Permission

Hal yang harus dilakukan pertama kali adalah melihat daftar direktori agar kita mengetahui sedang berada di direktori mana.

Caranya adalah dengan mengetikkan command ls -l

– Kolom pertama : menunjukkan jenis file dan perizinan

– Kolom kedua : menunjukkan jumlah link

– Kolom ketiga : menunjukkan pemilik file

– Kolom keempat : menunjukkan kelompok pemilik file

– Kolom lainnya : menunjukkan ukuran file dalam byte, tanggal dan waktu dimodoiikasi terakhir, dan nama file.

 

Karakter pertama menunjukkan :
d = directory
–  = regular file
l  = symbolic link
s = Unix domain socket
p = named pipe
c = character device file
b = block device file

9 karakter berikutnya menyatakan perizinan.

 

Perizinan dibagi menjadi 3 kelompok. Setiap kelompok mewakili:

r = read permission

w = write permission

e = execute permission

– = no permission

 

Untuk mengatur hak akses terdapat beberapa mode yaitu mode simbolik dan mode numerik.

Mode Simbolik

u = pengguna

g = kelompok

o = lainnya

a = ketiganya

+ = menambahkan izin

– = hapus

= = menghapus izin sebelumnya dan menambahkan yang baru

 

Menghapus semua hak akses tetapi menambahkan izin write untuk semua orang :
$ chmod a=r namafile
Setelah perintah, izin file itu akan menjadi -r–r–r–
$ chmod g+x namafile
Setelah perintah, izin file itu akan menjadi -r–r-xr–
$ chmod u+wx namafile
Setelah perintah, izin file itu akan menjadi -rwxr-xr–
$ chmod ug-x namafile
Setelah perintah, izin file itu akan menjadi -rw-r—r–

 

Mode Numerik

4 = read (r)
2 = write (w)
1 = execute (x)
0 = tidak ada izin (-)

Untuk permission yang diinginkan, kita tinggal menjumlahkan angka sesuai dengan hak aksesnya.

Misalnya :

rwx adalah 4 +2 +1 = 7

rx adalah 4+1 = 5

rw adalah 4 +2 = 6

 

Contoh :

$ chmod 755 namafile

-rwxr-xr-x

Pemilik akan
memiliki hak akses penuh, read, write, dan execute (7 = 4 +2 +1)

grup dan yang lain
akan memiliki hak akses read dan execute (5 = 4 +1)

 

Mengubah Kepemilikan File dan Direktori

Untuk mengubah kepemilikan file dan direktori, dapat menggunakan perintah chown.

chown option pemilik_baru nama_file/direktori

 

Referensi :

Modul praktikum Sistem Operasi 2013 Ilmu Komputer Universitas Pendidikan Indonesia

http://callmehera.files.wordpress.com/2013/01/pengertian-manajemen-file.pdf

 

Nov 7

Siang tadi, tepatnya tanggal 7 November 2013 diadakan seminar di Auditorium FPMIPA (JICA) Universitas Pendidikan Indonesia.

Dengan pemateri Prof. Bruce Waldrip dari Monash University Australia. Adapun tema dari seminar tersebut adalah “Applying Research to Our Teaching Of”.

Berikut merupakan garis besar dari seminar yang saya ikuti siang tadi.

 

Applying Research to Our Teaching Of

 

Kunci  penelitian terbaru:

– Representasi

– Pedagogi isi pengetahuan

– Argumentasi

– Penalaran

 

Komputer dalam Pembelajaran

Prinsip:

–          Bekerja dalam tim (berkolaborasi)

–          Pengajaran yang berurutan sesuai dengan yang telah ditentukan

 

Pengintegrasian teknologi dapat membuat :

–          Perubahan dalam cara mengajar

–          Perubahan dalam interaksi antara pengajar dengan siswa

–          Perubahan ekspektasi  yang dimiliki pengajar untuk siswa

–          Memberikan lebih banyak pilihan bagi pengajar untuk menyampaikan materi

–          Memberi kebebasan pengajar untuk mengajar sesuai dengan caranya masing-masing

 

Namun di balik semua itu, ternyata timbul berbagai pertanyaan. Diantaranya adalah:

–          Akankah komputer menggantikan pengajar?

–          Apa yang kita pikirkan mengenai belajar tanpa komputer dengan belajar dengan komputer sebagai sarana pelengkap bagi pengajar dalam menyampaikan pelajaran?

 

Penggunaan Teknologi Informasi:

–          Sebagai sarana pembantu. Contoh : pengolah kata (word processor)

–          Sebagai penghubung dalam kegiatan pembelajaran.

–          Sebagai sarana pembelajaran yang digunakan/dikendalikan oleh pengajar.

 

Media Interactive:

–          Apakah yang dimaksud dengan media interaktif?

–          Apakah yang dimaksud dengan bukan media interaktif?

–          Apa dampak yang diberikan dari adanya audio sebagai media pembelajaran?

–          Apa keuntungan dan kerugian dari multimedia presentasi?

 

Internet merupakan jawaban dari semua pertanyaan tersebut:

–          Kapan internet digunakan?

–          Apakah internet dapat dipercaya?

–          Internet menyampaikan percakapan/pesan

–          Menafsirkan strategi

–          Efek sosial dari internet

–          Games

–          Siapa yang diuntungkan?

 

Beberapa issue:

–          Dana

–          Keadilan

–          Pengajar

–          Tingkat perubahan teknologi

Oct 24

Pada praktikum tanggal 23 Oktober 2013, materi yang disampaikan adalah mengenai cara konfigurasi access point. Tidak seperti praktikum jarkom biasanya yang dilaksanakan di Lab Praktikum, kali ini praktikum diadakan di Lab Jarkom.

Berikut resume dari materi yang disampaikan, yaitu Konfigurasi Access Point.

Peralatan yang perlu disiapkan adalah:

  • TP-Link
  • access-point

 

  • kabel UTP jenis straight
  • kabel-utp-dengan-konektor-rj-451

 

  • komputer/laptop
  • images

 

Langkah-langkah yang harus dilakukan:

  1. Hubungkan TP-Link dengan komputer/laptop dengan menggunakan kabel UTP straight.
  2. Reset TP-Link dengan menekan tombol reset yang ada di bagian belakang. Sehingga pengaturannya akan kembali ke default dari pabrik.
  3.  Atur IP pada komputer/laptop menjadi network 192.168.0.0. Contohnya adalah 192.168.1.1.
  4. Buka browser, kemudian ketik 192.168.1.245 untuk masuk ke pengaturan. Pertama akan muncul login. Username dikosongkan, dan passwordnya adalah “admin”.
  5. Setelah itu maka akan muncul pilihan-pilihan pengaturan. Salah satunya adalah pengaturan untuk nama acces point yang dibuat. Dan mode yang akan digunakan. Kemudian Save Settings. Karena apabila tidak disave, akan kembali ke default awal.
  6. nama_ap
  7. Lalu masuk ke menu Administrator. Pada tab Management kita dapat mengubah password yang digunakan saat pertama kali masuk ke pengaturan Linksys.
  8. password_linksys
  9. Kemudian masuk ke menu Setup untuk memilih tipe konfigurasi
  10. dhcplinksys
  11. Konfigurasi selesai. Jangan lupa klik Save Settings setiap mengganti pilihan 🙂

 

Yang tadi itu merupakan konfigurasi dasar. Ada juga beberapa konfigurasi lain yang dapat dilakukan pada Linksys seperti berikut ini:

1. Setup

Pada menu setup ini, ada 2 (dua) submenu yaitu Network Setup dan AP Mode. Di Network Setup kita dapat mengganti IP Address.

2. Wireless

Pada menu ini, ada 4 (empat) submenu yaitu Basic Wireless Settings, Wireless Security, Wireless MAC Filter, dan Advanced Wireless Settings. Dalam Basic Wireless Setting, kita dapat memilih mode ada 3 mode yaitu mixed, mode untuk tipe G, dan mode untuk tipe B. Juga terdapat pilihan apakah hotspot yang dibuat akan terlihat oleh orang lain atau tidak. Pada submenu Wireless Security, kita memilih Security mode dan jenis enkripsi yang akan digunakan. Pada Wireless MAC Filter, digunakan untuk mengkonfigurasi siapa saja yang dapat mengakses hotspot yang dibuat. Jika kita ingin memblok MAC address tertentu, gunakan pilihan “Prevent”. Namun jika kita ingin menentukan siapa saja yang dapat mengakases hotspot yang dibuat, maka pilih pilihan “Permit”.

3. Security

Di menu ini, terdapat 2 (dua) submenu yaitu Firewall dan VPN Passthrough.

4. Access Restrictions

5. Application & Gaming

6. Administration

Pada menu ini kita dapat mengganti username dan password yang digunakan pada saat awal membuka Linksys.

7. Status

 

Dan masih banyak lagi materi-materi yang disampaikan. Hingga di akhir pertemuan diadakan sesi tanya jawab yang bisa dibilang mirip kuis atau acara cerdas cermat. Praktikum kali ini tampak berbeda dan tidak membosankan 🙂

 

Referensi :

http://bloganakkomputer.blogspot.com/2010/11/cara-men-setting-access-point-linksys.html

http://www.wikihow.com/Access-a-Linksys-Router

http://wahyuheri.wordpress.com/2011/12/21/cara-setting-awal-wireless-access-point-wap54g/

Oct 22

Metode ini disebut metode naif karena tidak menyelesaikan masalah mutual exclusion.

Metode Variabel lock sederhana

Metode ini sederhana , meniru mekanisme penguncian pintu bahwa kunci pintu diganti variabel lock . Variabel lock bernilai 0 berarti pintu tidak terkunci , bernilai 1 berarti pintu terkunci. Metode ini gagal karena analoinya tidak sepenuhnya sama.

Mekanisme yang diusulkan:

Ketika prosess hendak masuk mutual exclusion , proses lebih dulu memeriksa variabel lock dengan ketentuan sebagai berikut :

Ketika prosess hendak masuk mutual exclusion , proses lebih dulu memeriksa variabel lock dengan ketentuan sebagai berikut :

  • Jika variabel lock bernilai 0,proses menge-set variabel lock menjadi 1 dan segera masuk mutual exclusion
  • Jika variabel lock bernilai 1, proses menunggu sampai nilai variabel lock menjadi 0 ( situasi ini berarti sedang terdapat proses lain di mutual exclusion )

3

 

Skenario yang Membuat Situasi Kacau

Metode tidak dapat digunakan karena skenario di bawah ini dapat terjadi. Perhatikan skenario di gambar 6-2 berikut ini.

4

Metode ini tidak menjamin proses memasuki critical section yang telah dimasui proses lain . Saat proses A telah membaca variabel lock dan sebelum men-set variabel lock dan sebelum menset variabel lock menjadi 1 , penjadwal dapat menjadwalkan proses B. Proses B pun membaca variabel lock yang masih bernilai 0 dan masuk critical section . Penjadwal kemudian menggilir A lagi , karena telah membaca variabel lock bernilai 0 maka proses A pun segera masuk critical section yang sedang dimasuki B . Secara bersamaan A dan B masuk critical section yang sama . Kriteria 1 terlanggar , metode ini sama sekali tidak bisa digunakan.

 

Referensi : http://jerseybiru.wordpress.com/2013/04/25/mutual-exclusion-dan-deadlock/

Oct 21

e-portfolio atau yang bisa diartikan sebagai portofolio yang dibuat atau disimpan secara elektronik.

Seperti yang sudah kita ketahui, portofolio merupakan kumpulan informasi dari riwayat seseorang baik dalam pendidikan, organisasi, prestasi yang pernah diraih, maupun kegiatan lainnya.

Di Hongkong Institute of Education, siswa mengumpulkan dan mengorganisir kegiatan mereka dalam e-portfolio. Hasil yang diharapkan dari e-portfolio adalah informasi riwayat siswa bisa tahan lama (kecil kemungkinan untuk hilang), fleksibel, fungsional, dan orientasi aplikasi pembelajaran.

Memberdayakan siswa dalam mengawasi dan mengurus proses belajar dan perjalanan mereka.

Dampak e-porfolio:

  1. Siswa sanggup mendokumentasikan dan merefleksikan penaksiran tugas yang ada pada e-porfolio mereka
  2. Siswa sanggup mengupload bukti dari segala yang telah mereka kerjakan, termasuk gambaran pada prosesnya

Pelajaran:

  1. Untuk mengamankan staff dan mahasiswa yang termasuk ke dalamnya
  2. Menikmati tugas untuk mendapatkan hasil yang optimal
  3. Timbal balik dari pengajar sangat penting

Kondisi Pendukung:

  • Sesi belajar yang profesional dan walk-in clinics bagi siswa dan pegawai
  • Kerjasama dengan staff untuk mengembangkan pemikiran dan kegiatan belajar mengajar

Sumber Daya Pendukung:

  • Workshop untuk siswa dan staff

Tantangan dan Isu:

  1. Tujuan dari e-portfolio : penilaian, manajemen pembelajaran dan menampilkan pembelajaran
  2. Transformasi penilaian dalam praktek
  3. Menyebarkan inisiatif kepemilikan bersama terhadap keterlibatan siswa untuk meningkatkan hasil belajar

 

Materi kedua adalah mengenai ICT di Indonesia yang disampaikan oleh Prof. Zainal A. Hasibuan, Ph.D. dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia.

Konteks ICT di Indonesia:

  1. Sangat penting untuk pemerintah
  2. Pemicu pertumbuhan ekonomi

Gartner’s Top 10 Strategic Technologies for 2013

  1. Mobile devices battles
  2. Mobile apps and html5
  3. Personal cloud
  4. The internet of things
  5. Hybrid it and cloud computing
  6. Strategic big data
  7. Actionable analytics
  8. Mainstream in memory computing (IMC)
  9. Integrated Ecosystems
  10. Enterprise app stores

ICT:

  • ICT merupakan alat untuk menghitung, berkomunikasi, dan menyiarkan
  • ICT berkembang dengan cepat
  • Penggunaan yang berbeda-beda di alam
  • Ketergantungan manusia terhadap ICT cukup tinggi
  • Mudah usang
  • ICT sebagai pendukung

Bidang yang terkait dengan Computer Science:

  1. Science in general (Scientific Computing)
  2. Management
  3. Psychology (Human interaction)
  4. Business
  5. Communications
  6. Journalism
  7. Arts, etc.
Oct 20

Pada Linux biasa digunakan perintah-perintah yang dieksekusi di terminal atau console. Untuk membuka terminal atau console tersebut ada beberapa cara. Yang pertama adalah dengan cara membuka Dash Menu, lalu ketik “terminal”. Setelah muncul, klik terminal. Sedangkan cara yang kedua adalah dengan menggunakan shortcut CTRL+ALT+T.

Di terminal tersebut kita dapat melakukan berbagai macam perintah. Adapun perintah-perintah tersebut terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu:

basic_penanganan file

basic_pemrosesan teks

basic_sistem administrasi

basic_manajemen pemrosesan

karakter spesial

linux help

Sekian penjelasan mengenai cheat sheet perintah-perintah di linux. Semoga bermanfaat 🙂

 

Referensi : Modul Praktikum Sistem Operasi Ilmu Komputer Universitas Pendidikan Indonesia 2013

Sep 29

Proses merupakan unit kerja terkecil pada sistem operasi. Dalam proses terjadi eksekusi program yang dijalankan. Dalam sistem operasi juga terdapat proses pengalokasian sumber daya. Sumber daya yang dimaksud adalah CPU, memori, file, dan I/O device.

Proses yang berjalan pada sistem operasi memiliki berbagai keadaan atau biasa disebut dengan state. State tersebut adalah:

–          New

New merupakan keadaan awal dari proses. Dimana pada keadaan ini, proses baru dibuat. Dan menuju ke proses berikutnya.

–          Ready

Pada keadaan ready, proses siap dieksekusi. Tetapi pada keadaan ini, proses masih menunggu dijadwalkan untuk dieksekusi pemroses.

–          Waiting

Keadaan waiting tidak beda jauh dengan keadaan ready. Karena pada keadaan ini, proses menunggu untuk dieksekusi. Karena proses lain masih dikerjakan. Sehingga menunggu operasi I/O selesai.

–          Running

Keadaan  running yaitu keadaan pada saat proses sedang dieksekusi. Eksekusi yang dilakukan sesuai dengan instruksi-instruksi yang telah diberikan.

–          Terminated

Pada keadaan terminated, seluruh proses yang telah dilewati tadi diakhiri. Sehingga menjadi akhir dari keadaan atau state yang ada.

 

1

Masing-masing proses direpresentasikan oleh Sistem Operasi dengan menggunakan Process Control Block (PCB), seperti pada gambar di bawah ini:

new-pictureeyeyt

 

 

Referensi :

http://bahol.blogspot.com/2009/03/sistem-operasi-linux-dan-windows.html

http://faiznoer.wordpress.com/2011/03/29/konsep-manajemen-proses-windows-2000/

 

 

Sep 24

Ubuntu merupakan salah satu distribusi Linux yang berbasiskan Debian dan didistribusikan sebagai perangkat lunak bebas. Nama Ubuntu berasal dari filosofi dari Afrika Selatan yang berarti “kemanusiaan kepada sesama”. Ubuntu dirancang untuk kepentingan penggunaan pribadi, namun versi server Ubuntu juga tersedia, dan telah dipakai secara luas.

Proyek Ubuntu resmi disponsori oleh Canonical Ltd. yang merupakan sebuah perusahaan yang dimiliki oleh pengusaha Afrika Selatan, Mark Shuttleworth. Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam filosofi Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak. Ubuntu adalah sistem operasi lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas, dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional.

 

Kali ini kita akan melakukan instalasi Ubuntu versi 13.04 dengan menggunakan Virtual Box. Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan:

1. Saat membuka Virtual Box, tampilan pertamanya akan seperti gambar di bawah ini. Yang perlu dilakukan adalah memilih menu         “Baru”.

1

2. Setelah memilih menu “Baru” maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah. Menyatakan bahwa kita akan membuat Mesin Virtual Baru. Untuk langkah selanjutnya kita tinggal pilih “Next”.

2

3. Kemudian isi kolom nama untuk memilih nama yang akan digunakan pada Mesin Virtual yang akan dibuat. Untuk kali ini, kita menamainya dengan “Ubuntu” karena Mesin virtual yang dibuat nantinya akan menampilkan Ubuntu. Lalu pilih Operating System Linux dan Versi Ubuntu.

3

4. Setelah itu kemudian kita pilih jumlah memori yang akan digunakan.

4

5. Setelah kita memilih jumlah memori yang akan digunakan, langkah selanjutnya adalah menciptakan disk virtual baru. Untuk melanjutkan, pilih “Next”.

6

6. Kemudian muncul tampilan seperti gambar di bawah ini. Untuk kali ini, kita pilih yang “Dynamically expanding storage”. Hal itu agar kita dapat menetukan ruang tanpa batas.

7

7. Lalu pilih lokasi yang akan digunakan. Pilih juga ukuran untuk operating systemnya.

8

8. Setelah itu, kemudian pilih “Create new hard disk” untuk membuat hard disk baru.

5

9. Lalu muncul tampilan berikut. Hal itu berarti kita telah membuat disk virtual baru. Dengan type, lokasi, dan ukuran yang sudah ditentukan pada langkah sebelumnya. Jika semua konten sudah benar, maka pilih “Finish”.

9

10. Setelah semua langkah tadi selesai dilakukan, maka kita telah selesai membuat disk virtual baru dengan nama “Ubuntu”. Disk virtual inilah yang akan digunakan untuk menginstal Ubuntu di Virtual Box. Untuk memulai instalasi, tinggal pilih disk virtual ubuntu yang telah dibuat.

12

11. Kemudian akan muncul tampilan di bawah ini. Pilih “Next”.

13

12. Langkah selanjutnya adalah memilih media instalasi. Media instalasi yang dimaksud adalah dimana tempat kita menyimpan file installer ubuntu. Setelah memilih media instalasi, kemudian pilih “Next”.

14

13. Kemudian muncul risalah, yaitu type dan media instalasi yang telah dipilih pada langkah sebelumnya. Bila media instalasi yang dipilih sudah tepat, maka langkah selanjutnya adalah pilih “Finish”.

15

14. Setelah itu akan muncul pilihan apakah kita hanya akan mencoba ubuntu atau menginstall ubuntu. Maka pilih “Install Ubuntu

ubuntu-virtual-11

15. Lalu pastikan ruang memori yang ada di komputer cukup. Lalu pilih “Continue”.

ubuntu-virtual-12

16. Kemudian, pilih “Erase disk and install Ubuntu”.

ubuntu-virtual-13

17. Langkah berikutnya adalah mulai pada instalasi ubuntu. Pertama, kita tentukan lokasi kita saat ini. Lalu pilih “Continue”.

17

18. Setelah itu, lalu pilih bahasa yang akan digunakan pada OS Ubuntu yang akan diinstall.

18

19. Kemudian isi nama dan nama yang akan digunakan pada komputer. Juga buat password yang akan digunakan.

19

20.Lalu langkah selanjutnya adalah instalasi Ubuntu. Pada langkah ini, kita tinggal menunggu proses instalasi selesai.

20

21

21. Setelah proses instalasi selesai, lalu akan muncul peringatan yang memerintahkan untuk restart. Lalu pilih “Restart Now”.

22

22. Setelah direstart, maka Ubuntu dalam Virtual Box siap digunakan.

ubuntu-virtual-20

 

Referensi:

http://id.wikipedia.org/wiki/Ubuntu

http://www.windowsku.com/2012/08/cara-menginstall-ubuntu-dengan.html

Sep 16

– Intel

Intel merupakan perusahaan multinasional yang berpusat di AS. Intel terkenal dengan produksi mikroprosesornya. Selain itu, intel juga membuat kartu jaringan, chipset papan induk, komponen, dan alat lainnya.

Berikut merupakan beberapa produk Intel:

  1.        Intel Pentium 4
  2.        Intel Pentium Dual-Core
  3.        Intel Core™2 Duo
  4.        Intel Core™2 Quad
  5.        Intel Core™2 Extreme
  6.        Intel Core™ i7

 

  • Perbandingan Intel Pentium 4 dengan Intel Core i7

 

  • Intel Pentium 4 Processor

Prosesor Pentium IV hadir pada tahun 2000. Merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar prosesor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah fromfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari prosesor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.

 

  • Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz

Sebuah prosesor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, prosesor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan Hyper Threading. Prosesor ini dirilis pada tahun 2005

 

  • Intel i7

Prosesor ini mempunyai code name Nehalem. Pada awalnya penggantian nama baru i7 membuat pelanggan setia intel cukup sulit mengingatnya. Terutama pada tahun 2008 saat i7 baru dirilis. Beberapa keunggulan dari prosesor intel terbaru ini adalah:

1.       Memiliki performa lebih tinggi dan lebih efisien dalam penggunaan energi.

2.       FSB (Front Side Bus) digantikan dengan QuickPath Interface.

3.       Memory Controller ada dalam processor, tidak seperti yang sebelumnya terpisah dalam chip tersendiri. Dengan teknologi ini memori akan langsung terhubung dengan processor.

4.       Support Three Channel Memory , tiap – tiap kanal berisi 2 slot memori, sehingga total slot yang ada dalam mainboard yang mendukung processor ini ada 6 slot. –    Processor Core i7 sementara ini hanya mendukung memori jenis DDR 3.

5.       Core i7 menggunakan single-die device : core (inti processor), memory controller, dan cache berada dalam satu die.

6.       Menggunakan tipe socket baru yaitu Socket B (Socket LGA 1366)

Selain hal-hal baru diatas, ternyata justru didalam processor Core i7 ini menggunakan kembali teknologi lama Intel Pentium yang sudah tidak diaplikasikan didalam generasi Intel Core, yaitu Hyper-Threading . Dengan adanya teknologi Hyper-Threading ini dalam sistem operasi  ( Windows,Linux, dll) seolah – olah inti processor akan menjadi 2 kali lipatnya, misalnya : dalam sistem operasi processor Core i7 4 core akan terdeteksi menjadi 8 core. Processor i7 mempunyai 4 core ( 4 inti processor) atau lebih sering disebut dengan Quad Processor.

 

– AMD

AMD (Advanced Micro Devices) adalah sebuah perusahaan pembuat sirkuit terpadu, prosesor atau IC (Integrated Circuit) yang bermarkas di Sunnyvale, California, Amerika. Perusahaan ini merupakan penyedia prosesor x86-compatible proocessors terbesar kedua.

Beberapa produk AMD adalah sebagai berikut:

  1.       AMD Sempron™
  2.       AMD Athlon™ FX
  3.       AMD Athlon™ 64
  4.       AMD Athlon™ X2
  5.       AMD Athlon™ X3
  6.       AMD Athlon™ X4

 

  • Perbedaan Intel dengan AMD

Berikut adalah beberapa perbedaan antara prosesor Intel dengan AMD:

  1. Set Instruksi

–      Intel               : MMX, SSE, SSE2, dan SSE3

–      AMD              : SSE2 dan 3Dnow

 

  1. L1

–       Intel              : maksimal 32K

–      AMD              : 128K

 

  1. Transistor

–      Intel               : 100 milyar

–      AMD              : 105 milyar

 

  1. Temperatur

–      Intel               : dapat diatur oleh prosesornya sendiri (mengurangi kecepatan)

–      AMD              : temperatur maksimum 90⁰C

 

– Jenis-jenis Memori

Memori pada komputer berfungsi sebagai tempat penyimpanan data. Baik sementara maupun tetap. Semakin besar memori yang disediakan, semakin banyak data maupun instruksi yang dapat mengolahnya.

Semua perangkat komputer memiliki memori, kalau dalam komputer lebih popular dengan sebutan RAM [Random Acess Memory] yang bentuknya panjang terpasang pada papan motherboard komputer.

RAM merupakan sebuah perangkat yang berfungsi untuk menyimpan data. RAM bersifat sementara atau data yang tersimpan dapat dihapus. Lain halnya dengan ROM (Read Only Memory), ROM mempunyai fungsi yang sama dengan RAM tetapi ROM bersifat permanent atau data yang tersimpan tidak dapat dihapus.

  • Jenis-jenis RAM adalah sebagai berikut:
  1. DRAM

DRAM (Dynamic Random Access Memory) adalah jenis RAM yang menyimpan setiap bit data yang terpisah dalam kapasitor dalam satu sirkuit terpadu.

1. SRAM

SRAM (Static Random Access Memory) adalah jenis RAM (sejenis memori semikonduktor) yang tidak menggunakan kapasitor.

2. EDORAM

EDORAM (Extended Data Out Random Accses Memory) adalah jenis RAM yang dapat menyimpan dan mengambil isi memori secara bersamaan, sehingga kecepatan baca tulisnya pun menjadi lebih cepat.

3. SDRAM

SDRAM (Synchronous Dynamic Random Acces Memory) adalah jenis RAM dinamis yang kemampuan kecepatannya lebih cepat dari pada EDORAM dan kepingannya terdiri dari 168 pin.

4. RDRAM

RDRAM (Rambus Dynamic Random Acces Memory) adalah salah satu tipe dari RAM dinamis sinkron yang diproduksi oleh Rambus Corporation menggunakan Bus Speed sebesar 800 MHz tetapi memiliki jalur data yang sempit (8 bit).

5. NV-RAM

NV-RAM (Non-Volatile Random Access Memory) merupakan jenis RAM yang menggunakan baterai Litium di dalamnya sehingga data yang tersimpan tidak akan hilang meskipun catu daya dimatikan.

6. VGRAM

VGRAM (Video Graphic Random Acces Memory) adalah jenis RAM yang dibuat khusus untuk video adapter.

7. DDR SDRAM

Merupakan pengembangan dari SDRAM. Kemampuannya dua kali lipat dengan SDRAM. SDRAM hanya dapat melakukan instruksi pada gelombang positif saja. Sedangkan DDR SDRAM dapat menjalankan instruksi baik pada gelombang positif maupun gelombang negatif.

 

  • Rate Synchronous Dynamic Random Access Memory.

a. DDR SDRAM

Kelajuan : 266MHz (PC2100), 333MHz (PC2700), 400MHz (PC3200)

Kapasitas Maksimum : 1 GB (ada chip pada lapisan depan dan belakang RAM)

b. DDR II

Kelajuan : 533MHz (PC4200), 667MHz (PC5300), 800MHz (PC6400)

Kapasitas Maksimum : 2 GB

c. DDR III

Kelajuan : 1333MHz (PC10666)

Kapasitas Maksimum : 4 GB

 

Referensi 

http://hardware-id.blogspot.com/2012/09/mengenal-jenis-jenis-memori-komputer.html

http://technologi-support.blogspot.com/2013/04/jenis-jenis-komponen-ram-komputer.html

http://www.intel.com/content/www/id/id/processor-comparison/compare-intel-processors.html

http://kingberaksi.blogspot.com/2012/09/macam-macam-processor-untuk-laptop.html

http://ilmuti.org/2012/12/perbedaan-processor-intel-dan-processor-amd/

http://fhirman-ilham.blogspot.com/2013/01/perbedaan-intel-dan-amd.html

http://renaldo46.blogstudent.mb.ipb.ac.id/2011/06/07/perkembangan-processor-dari-generasi-ke-generasi/

 

« Previous Entries